“Bahkan minat pelajar untuk layanan APG dari kami juga sangat tinggi, karena setiap kali mereka naik APG Organda isinya selalu penuh, hampir melebihi kapasitas tempat duduk,” jelas Midahani.
BACA JUGA: Kecelakaan Maut di Tol Basirih Banjarmasin, Truk Trailer vs Vario, Santi Tewas Mengenaskan
Lebih lanjut, ia memastikan, pihaknya akan memantau terus proses ini hingga satu minggu ke depan.
Jika kontrak tersebut tidak menemui titik terang, maka Organda Banjarbaru akan mendatangi Kantor Dishub.
“Karena kami anggap ini sebagai sebuah ketidakadilan bagi semua pelajar yang ada di Kota Banjarbaru, sebab sebagian APG yang ada dijalankan dan ada juga yang tidak. Ini akan menimbulkan kecemburuan sosial di masyarakat Banjarbaru,” tandasnya.
Oleh Karena itu, menurutnya Dishub sebagai mitra Organda seharusnya duduk bersama menyelesaikan permasalahan yang ada.
“Tidak seperti dulu kalau ada permasalahan, Organda dan Dishub langsung duduk bersama menyelesaikan permasalahan,” tutupnya. (Ikhsan)
Editor: Yayu







