Harapannya ada tambahan alokasi anggaran dari Kementerian Keuangan agar mampu mengakomodir kebutuhan pembiayaan infrastruktur.
“(Minta tambahan anggaran) kalau bisa Rp1.000 triliun, kenapa enggak gitu. Kalau bisa,” ujarnya lagi.
Dody mengaku hingga saat ini belum ada rencana untuk melakukan kunjungan ke IKN meninjau progres pembangunan infrastruktur.
“(Belum ada rencana ke IKN) kita urusin anggaran dulu. Nanti lah gampang ke IKN,” kata Politikus Demokrat tersebut.
Dijelaskannya ada 10 kegiatan yang akan dibatalkan imbas efisiensi anggaran di Kementrian PU, antara lain belanja alat tulis kantor (ATK) hingga perjalanan dinas. (berbagai sumber)
Editor Restu







