Bazar UMKM sendiri akan terbagi dalam empat klaster. Klaster pertama melibatkan 13 kabupaten/kota di Kalsel.
Kemudian klaster kedua adalah komunitas UMKM, yang terdiri dari empat komunitas dengan masing-masing mendapatkan lima stand. Ada pula UMKM mandiri binaan Dinas Koperasi dan UKM Kalsel serta UMKM ekonomi kreatif dari Dinas Pariwisata.
“Adapun pada 8 Februari nanti akan ada loading barang di lokasi. Besoknya sudah mulai secara full mereka mengikuti kegiatan di hari itu,” ucapnya.
Dalam bazar ini, produk yang ditampilkan akan mengutamakan ciri khas lokal Kalimantan Selatan, baik dari segi aksesoris maupun produk lainnya.
Harapannya, para tamu dari berbagai provinsi yang menghadiri HPN 2025 dapat mengenal lebih jauh potensi ekonomi kreatif daerah.
“Yang kita tonjolkan lebih kepada ciri khas lokal kita, baik dari aksesoris-aksesoris. Tentu saja harapan kami seluruh peserta yang datang dari berbagai provinsi di Kalsel bisa mengunjungi itu dan mendapat kesan yang khas dari Kalsel,” tandasnya.(rilis)
Editor Restu







