Hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi yang merata sejak awal Januari 2025 telah menyebabkan banjir di berbagai wilayah Kalimantan Selatan. Berdasarkan data dari Bidang Pusdalops BPBD Kalsel:
Jumlah warga terdampak: 24.618 KK (68.072 jiwa)
Rumah yang terendam: 21.673 unit
Kondisi ini memaksa pemerintah daerah untuk bergerak cepat. “Mitigasi harus menjadi prioritas utama untuk mencegah kerugian lebih besar,” tambah Bambang.
Tantangan Curah Hujan hingga April 2025
Dengan prakiraan hujan yang masih akan berlangsung hingga empat bulan ke depan, langkah pencegahan menjadi semakin mendesak. BPBD Kalsel mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan bencana yang lebih besar.
Langkah modifikasi cuaca ini diharapkan dapat menjadi jawaban atas tantangan besar yang dihadapi Kalsel dalam menghadapi musim penghujan tahun ini. Akankah pemerintah pusat segera merespons usulan ini demi melindungi masyarakat dari bencana banjir?(Wartabanjar.com/berbagai sumber)
editor: nur muhammad







