“Ular ini akan dilepaskan kembali ke habitatnya, jauh dari permukiman warga,” ujar salah satu petugas di lokasi.
Aksi ini mendapat apresiasi dari masyarakat yang merasa lega dengan respons cepat tim DPKP Banjar. Penanganan ular di daerah yang terdampak banjir seperti ini menjadi tantangan tersendiri bagi petugas karena risiko bahaya yang cukup besar.
Hingga kini, wilayah Desa Pingaran Ilir masih terendam banjir, sehingga warga diimbau tetap waspada terhadap kemunculan hewan liar lainnya.(Wartabanjar.com/berbagai sumber)
editor: nur muhammad







