“Karena kalau imlek memang sudah pasti lampian yang paling banyak dicari,” kata Indarto.
“Tapi pernak-pernik yang lain juga masih dicari pembeli, seperti tulisan-tulisan China dan juga pernak-pernik yang lainnya juga,” lanjutnya.
Untuk harga sendiri, ungkap Indarto, cukup bervariasi, tergantung dengan ukuran dan juga makna dari lampion itu sendiri.
“Kalau harganya itu mulai dari harga Rp 50 ribu sampai dengan harga Rp 250 ribu. Sementara untuk pernak-pernik yang lainnya itu mulai dari harga Rp 5 ribu sampai Rp 100 ribu,” ungkap Indarto.
Ia juga menuturkan, jika dihitung secara umum, penjualan tahun ini dinilai hampir sama saja dengan dengan tahun sebelumnya.
“Kalau penjualannya kurang lebih saja. Hanya saja memang untuk pernak-pernik tahun ini lebih cepat saja, dari awal sudah diburu pembeli,” pungkasnya. (Iqnatius)
Editor Restu







