Lebih lanjut, Menteri Dody mengungkapkan bahwa ke depan, Kementerian PU akan melaksanakan Rencana Kerja berdasarkan visi “Bersama Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045”. Rencana ini mencakup 8 Misi Asta Cita sebagai Prioritas Nasional, 17 Program Prioritas, 8 Program Quick Wins, dan 320 program kerja.
Menteri Dody juga menyampaikan arahan Presiden Prabowo Subianto mengenai Program Utama Kementerian PU Tahun 2025-2029. Fokus transformatif program ini lebih dari sekadar pembangunan infrastruktur, melainkan juga bertujuan menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi dengan target ICOR < 6, mengentaskan kemiskinan menuju 0%, dan mendorong pertumbuhan 8% per tahun.
“Strategi pencapaiannya akan dibangun melalui delapan pilar utama, yaitu optimalisasi biaya dan aset, investasi infrastruktur, percepatan penyediaan akses infrastruktur dasar, penyerapan tenaga kerja, penguatan dukungan kawasan prioritas dan konektivitas, serta swasembada pangan,” tandas Menteri Dody.
Diketahui, selain Roy Rizali Anwar, Pejabat Pimpinan Tinggi Madya Eselon IA yang dilantik adalah Ir. Mohammad Zainal Fatah sebagai Sekretaris Jenderal, Dr. Dadang Rukmana, S.H., CES., DEA sebagai Inspektur Jenderal, Ir. Lilik Retno Cahyadiningsih, M.A sebagai Direktur Jenderal Sumber Daya Air, Dewi Chomistriana, S.T., M.Sc. sebagai Direktur Jenderal Cipta Karya, Dr. Ir. Maulidya Indah Junica, M.Sc. sebagai Direktur Jenderal Prasarana Strategis, Ir. Abdul Muis sebagai Direktur Jenderal Bina Konstruksi, Ir. Rachman Arief Dienaputra sebagai Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum, Bob Arthur Lombogia, S.T., M.Si sebagai Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah, dan Dra. Canka A.S. Putri, M.A. sebagai Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia.