“Kenaikan harga cabai rawit sendiri sudah terjadi kurang lebih 1 minggu ini, dan diperkirakan akan naik lagi dikarnakan sebentar lagi akan ada peringatan isra mi’raj,” jelas Reza.
Hal ini juga berdampak pada pelaku UMKM yang ada di Kota Banjarbaru. Seperti Iqbal, yang berprofesi sebagai pedagang UMKM di Kota Banjarbaru.
Iqbal merasa dengan naiknya harga cabai dipasaran cukup mempengaruhi dengan usahanya sebagai pedagang makanan.
“Karna harga cabai rawit naik, jadi kami terpaksa harus mengurangi penggunaan cabai rawit pada menu kami, dan juga menyediakan saos sambal sebagai alternatif penggantinya,” ucap Iqbal.
“Kalau untuk harga dinaikkan kami takut memberatkan pelanggan kami, apa lagi sasaran kami untuk mahasiswa, takut gak ada yang beli nantinya,” pungkasnya. (Iqnatius/Luqman)
Editor Restu







