BMKG telah mengeluarkan peringatan dini terkait tingginya curah hujan, terutama di wilayah Tanah Laut, Hulu Sungai Selatan, dan beberapa daerah lain di bagian barat Kalsel. Peringatan ini berlaku untuk dasarian kedua Januari 2025.
“Musim hujan kali ini diperkirakan berlangsung hingga 27 dasarian atau sekitar sembilan bulan dan baru akan berakhir pada Juli 2025,” jelas Khairullah.
BMKG juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana yang dapat terjadi. Langkah antisipatif seperti menjaga kebersihan lingkungan, memantau informasi cuaca terkini, dan memperhatikan peringatan dini dari BMKG sangat dianjurkan untuk mengurangi risiko bencana.
“Partisipasi aktif masyarakat sangat penting untuk meminimalkan dampak bencana yang mungkin terjadi selama musim hujan panjang ini,” tutup Khairullah.(Wartabanjar.com/berbagai sumber)
editor: nur muhammad







