WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Bidang Ketahanan Pangan memiliki program Gerakan Pangan Murah (GPM) pada tahun 2025.
Program ini direncanakan digelar sebulan 2 kali, sehingga dalam setahun menjadi 24 kali.
Tujuan utama GPM adalah untuk mengendalikan inflasi, terutama menjelang hari-hari besar keagamaan ketika harga pangan cenderung meningkat.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel, Syamsir Rahma melalui Kepala Bidang Ketahanan Pangan, Saptono menjelaskan bahwa GPM akan didanai oleh anggaran APBN dan APBD, sedangkan pelaksanaan oleh kabupaten dan kota dilakukan secara mandiri.
Menurutnya, kegiatan GPM di 2025 ini, akan dimulai pada Februari nanti atau menjelang bulan puasa Ramadan, dan akan melibatkan beberapa SKPD seperti Dinas Perikanan, Dinas Kehutanan, dan Dinas Perkebunan.
BACA JUGA: Terungkap, Motif Pembunuhan Wanita Pedagang Buah di Pasar Tanjung







