BMKG memastikan bahwa gempa di Tibet ini tidak memberikan pengaruh terhadap aktivitas seismik di Indonesia. “Hasil analisis hingga Selasa siang menunjukkan bahwa gempa tersebut tidak memiliki dampak langsung terhadap wilayah Indonesia, baik secara fisik maupun seismik,” jelas Daryono, seperti dilansir dari Antara.
Namun, BMKG tetap memantau aktivitas seismik yang berpotensi merusak di Indonesia untuk memastikan keselamatan masyarakat.
BACA JUGA:Bikin Gempar, Netflix Rilis Bocoran Tanggal Tayang Squid Game 3 Namun Kemudian Dihapus
Imbauan BMKG
BMKG menghimbau masyarakat Indonesia untuk tetap tenang dan tidak terpancing informasi yang tidak valid. “Gempa di Tibet tidak memengaruhi wilayah kita. Namun, kami akan terus memantau perkembangan seismik secara intensif,” tambah Daryono.
Meski gempa di Tibet tidak berdampak langsung pada Indonesia, BMKG menegaskan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi gempa di wilayah rawan di dalam negeri. Dengan posisi Indonesia yang berada di Cincin Api Pasifik, potensi aktivitas seismik tetap perlu diwaspadai dan dimitigasi.(Wartabanjar.com/Beritasatu.com)
editor: nur muhammad







