Kegiatan dimulai dengan pembukaan lahan dan pembersihan area yang akan ditanami. Para petani secara bergiliran menggunakan tugal untuk membuat lubang kecil di tanah, kemudian menanam benih padi Banih Gunung. Proses yang dilakukan dengan penuh semangat ini memperlihatkan kuatnya semangat gotong royong dan kebersamaan di antara warga desa.
Miftah, salah satu petani yang ikut serta, menyampaikan rasa syukurnya dapat berpartisipasi dalam kegiatan ini. “Metode tugal ini sudah digunakan turun-temurun. Dengan kegiatan ini, kami bisa menanam lebih banyak dan menjaga ketahanan pangan desa,” katanya.
Hasil dari kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan produksi pangan lokal dan memenuhi kebutuhan pangan warga Desa Awang Bangkal Barat. Dengan semangat kebersamaan dan kerja keras, warga desa optimis dapat menjaga ketahanan pangan di tengah berbagai tantangan yang ada. (*/mcbanjar/Hernadi)
editor: nur muhammad







