Empat Jenderal Ditangkap Terkait Tuduhan Pemberontakan di Korsel

Sebelum Park, sejumlah pejabat tinggi militer telah ditangkap, termasuk mantan Menteri Pertahanan Kim Yong-hyun dan tiga letnan jenderal lainnya, Yeo In-hyung, Kwak Jong-keun, dan Lee Jin-woo.

Jenderal Yeo In-hyung ditangkap atas tuduhan pemberontakan karena memberikan daftar politisi yang harus ditahan kepada Badan Intelijen Nasional. Letnan Jenderal Kwak Jong-keun diduga menggerakkan pasukan khusus untuk menyerbu gedung parlemen dan tiga fasilitas komite pemilihan nasional.

Letnan Jenderal Lee Jin-woo dituduh memobilisasi 200 tentara untuk memblokade gedung parlemen pada malam darurat militer. Jaksa menuding tindakan mereka sebagai upaya menghasut kerusuhan untuk membatalkan konstitusi Korea Selatan.

Status darurat militer Korea Selatan yang diberlakukan pada 3 Desember 2024 malam berlangsung selama enam jam sebelum mendapat perlawanan dari parlemen.

Baca juga:Krisis Politik Korea Selatan Makin Panas! Pemungutan Suara Pemakzulan Presiden Yoon Suk-yeol Digelar Lagi

Resolusi darurat militer dicabut, dan Presiden Yoon Suk-yeol akhirnya dimakzulkan oleh Majelis Nasional pada 14 Desember. Kini, Yoon menunggu keputusan akhir dari Mahkamah Agung terkait status hukumnya.

Darurat militer Korea Selatan ini mengungkap ketegangan mendalam dalam politik Korea Selatan. Presiden Yoon dikritik karena tindakannya yang dianggap melanggar konstitusi dan mengancam stabilitas negara.(pwk)

Editor:purwoko