Meski begitu, orangtua kerap memberikan berbagai keinginan sang anak.
“Ni yang membunuh anaknya. Kuitan (orangtua) sing baikan apa handak mobil sudah ditukarakan (dibelikan). Ba bini (miliki istri) sudah dibiniakan (dinikahkan). Cuman haur (sibuk) mabuk haja gawian.”
Disebutkan kasus sudah ditangani oleh pihak kepolisian setempat. Hingga berita ini dirilis, belum diketahui identitas korban dan terduga pelaku. (Iwan hb)
Editor Restu







