“Jadi aplikasi yang lain-lain tidak ada. Jadi pure anak ini belajar, banyak pelajaran-pelajaran yang dibukanya setiap hari,” ujarnya.
Sebelumnya, Nurma menerangkan polisi juga telah memeriksa tiga orang saksi dari pihak sekolah. Mulai dari kepala sekolah, guru BP, hingga dewan guru sekolah.
Dia menambahkan, pemeriksaan pihak sekolah itu dilakukan untuk mengetahui keseharian MAS selama mengikuti proses belajar mengajar di tempat pendidikannya itu.
“Dari sekolah (soal) kesehariannya (tersangka) karena banyak kegiatan anak tersebut di sekolah tentunya. Dengan guru, dengan murid, itu pasti kita gali,” tukasnya. (berbagai/tri)
Editor: Erna Djedi







