Proyek Revitalisasi Sungai Veteran Tahap I Dimulai, Berlaku Rekayasa Arus Lalin
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Proses revitalisasi peningkatan kapasitas sungai Veteran, Kota Banjarmasin tahap I mulai berjalan. Untuk revitalisasi sungai tahap awal sepanjang 900 meter diperkirakan memakan waktu selama dua tahun, mulai dari Simpang tiga Klenteng Soetji Nurani sampai simpang tiga BPK Sangga Lima, di Jalan Veteran.
Selama proses revitalisasi, bisa dipastikan bakal mengganggu arus lalu lintas. Pasalnya, pengerjaannya akan menggunakan sebagian badan jalan untuk keperluan pemancangan dan tempat alat berat.
Menindaklanjuti hal tersebut, Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polresta Banjarmasin dibantu Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banjarmasin, akan melakukan rekayasa lalu lintas disepanjang jalan tersebut.
Kasat Lantas Polresta Banjarmasin, AKP Edwin Widya Dirotsaha Putra melalui Kanit Kamsel, Iptu Sunaryanto membenarkan jika pihaknya telah berkoordinasi dengan Dishub Kota Banjarmasin. Koordinasi itu untuk melakukan simulasi rekayasa lalin dalam dua hari kedepan.
Baca juga: 11 Wakil Indonesia di China Masters 2024, Fajar/Rian Main
“Dalam simulasi tersebut kita lihat bagaimana perkembangan rencana rekayasa lalulintasnya. Karena sebelumnya kita sudah ada kajian bersama. Rencananya akan dilakukan buka tutup jalan sepanjang 50 meter yang jadi titik pemancangan, dan jadi pengguna jalan akan lewat secara bergantian,” ujar Kanit Kamsel seperti dikutip Wartabanjar.com, Senin (18/11/2024) sore.
Pihaknya ingin melihat perkembangan lebih dulu selama beberapa hari ke depan, progres rekayasa lalin tersebut. Jika nantinya tidak memungkinkan, satlantas akan menerapkan upaya alternatif lainnya.
“Tidak menutup kemungkinan juga, nantinya akan dilakukan penutupan dan pengalihan arus lalu lintas, apabila kondisi sudah tidak memungkinkan lagi,” lanjutnya.
Sunaryanto iuga memaparkan, selama proses tersebut berjalan, akan ada petugas yang akan berjaga di lokasi tersebut, untuk membantu mengatur arus lalu lintasnya.
Baca juga: Dinas PUPR Banjar Raih Penghargaan Terbaik 1 Penyelenggaraan Jasa Konstruksi dari Kementerian Pekerjaan Umum
“Jadi nanti akan ada petugas baik dari Sat Lantas dan juga Dishub yang akan berjaga dilokasi tersebut, khususnya di jam-jam yang sibuk,” papar Sunaryanto.
Selama proses revitalisasi tersebut, diharapkan agar sebisa mungkin warga atau pengendara bisa memilih jalur alternatif lain.
“Sehingga tidak terjadii kemacetan yang cukup parah di ruas jalan tersebut. Karena memang proses pengerjaannya ada memakai sebagian badan jalan,” pungkasnya. (Iqnatius)
Editor: Sidik Purwoko