Zain mengungkapkan, kecelakaan berawal saat Dump Truck yang dikemudikan oleh DWA melaju dari arah Kosambi menuju arah Teluknaga melintas di Raya Salembaran.
Kemudian sepeda motor B 6553 WFK, yang dikendarai seorang wanita berinisial SD (20) berboncengan dengan korban anak ANP (9). Pemotor mencoba mendahului truk tanah dari arah kiri, sehingga tidak mempunyai jarak pandang yang bebas dan tidak tersedia ruang yang cukup.
“Korban SD terjatuh ke arah kiri dan ANP (anak) terjatuh ke kanan masuk ke kolong truk hingga kaki kirinya terlindas ban depan sebelah kiri kendaraan tersebut,” terangnya.
Kecelakaan tersebut pun memancing amarah warga setempat. Akibatnya, warga merusak belasan unit truk tanah lainnya, melemparkan batu, serta kayu kepada petugas kepolisian yang melerai kegaduhan massa.
“Masyarakat mohon bersabar dan percayakan penanganan kasus ini. Kami berharap kejadian ini menjadi yang terakhir dan tidak adalagi korban,” tukasnya. (ernawati)
Editor: Erna Djedi






