Kabar Terjadi Penjarahan di Lokasi Kebakaran Jalan Belitung Darat
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Kabar terjadi penjarahan di lokasi kebakaran Gudang Golden 10 di Jalan Belitung Darat Simpang Rahmat Kelurahan Kuin Cerucuk, Kecamatan Banjarmasin Barat, Kota Banjarmasin, Minggu (3/11).
Dari video yang beredar banyak warga memanfaatkan insiden kebakaran dengan menjarah barang gudang plastik yang terbakar.
"Nah yang menjarah tangkapi, buhan polisi datang," ucap suara dalam video yang tersebar.
Sebelumnya laporan kontributor Wartabanjar.com, Ahmad Raihan yang juga relawan Insane dharma api masih membubuk di dalam hingga pukul 09.29 WITA.
Baca Juga
Satu Relawan Meninggal Dunia di Kebakaran Jalan Belitung Darat
Diketahui api yang membakar gudang pada Sabtu (2/11) pukul 22.15 WITA berhasil dipadamkan pada dini hari.
Namun pada pagi hari, beberapa relawan yang masih siaga di lokasi melihat kepulan asap putih di bagian belakang gudang.
Tak disangka api kembali muncul dan membesar. “Untuk api kembali membesar, api kembali membesar,” teriak relawan di lapangan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin satu orang relawan bernama Muhinidin (22) meninggal dunia akibat insiden ini.
Jenazah Muhinidin (22) yang dikenal dengan Reg 05 dilaporkan sudah berada di rumah duka.
"Innalillahi wa inna ilaihi roji'un telah berpulang ke Rahmatullah sahabat kita salah satu dari anggota kita Reg 05 Kenari Muhinidin, gugur saat bertugas memadamkan kebakaran di Belitung Darat. Semoga amal ibadahnya diterima disisi Allah SWT," tulis dalam pesan whatsapp.
Informasi yang diterima wartabanjar.com, almarhum tertindih bangunan roboh di gudang bagian belakang.
Kondisi juga diperkirakan mengalami sesak nafas usai berjibaku memadamkan api.
Sebelumnya empat orang relawan terpaksa harus dievakuasi ke Rumah Sakit saat proses memadamkan kebakaran di Gudang Golden 10.
“Ada 4 orang yang sudah dievakuasi ke RS, 3 orangnya terluka karena tertimpa bangunan runtuh, dan 1 orangnya lagi mengalami sesak nafas,” ungkap Anggota PMI Kota Banjarmasin, Dendy Akhlan, di lokasi kejadian.
Lebih lanjut, Dendy mengatakan sebelumnya ada sempat beredar kalau ada tujuh orang yang meninggal itu tidak benar.
“Hingga saat ini kami masih belum mendapat informasi yang validnya terkait informasi orang yang meninggal itu, selain ke 4 orang yang dievakuasi tadi,” kata Dendy. (Ahmad raihan/iqnatius)
Editor Restu