“Jadi ini langsung ditransmisikan dari perkembangan harga emas global. Secara cepat akan ditransmisikan ke dalam harga emas di pasar domestik mengingat harga emas di pasar domestik itu mengacu kepada harga emas internasional,” terang Amalia.
BACA JUGA: Bareskrim Bongkar Puluhan Miliar Hasil Judi Online
Di pasar global, harga emas naik dipengaruhi oleh ketidakpastian geopolitik, seperti konflik di Timur Tengah dan perang antara Rusia-Ukraina, membuat orang-orang kemudian memilih emas sebagai instrumen investasi.
Tren penurunan suku bunga The Fed, sambungnya, juga turut memacu para investor untuk beralih berinvestasi di emas.
Dia mengatakan, jika dikaji berdasarkan kelompok pengeluaran, andil terbesar adalah kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya dengan inflasi 0,94% dan andil inflasi sebesar 0,06%.
Daging ayam ras dengan andil inflasi sebesar 0,04%, bawang merah dengan andil inflasi 0,03%, tomat dan lauk dengan andil inflasi 0,02%, serta kopi bubuk minyak goreng, dan telur ayam ras memberikan andil inflasi sebesar 0,01%. (berbagai sumber)
Editor: Yayu







