“Karena belum tahu siapa tuan rumah, kita usulkan di atas Rp9 miliar. Nanti bisa saja ditambah atau dikurangi sesuai kebutuhan,” tambahnya.
Jika anggaran yang disetujui lebih kecil, maka dikhawatirkan akan berdampak pada jumlah cabang olahraga yang dipertandingkan.
“Mungkin hanya cabang olahraga prioritas yang meraih medali di PON yang akan dipertandingkan,” ungkapnya.
Dispora Kalsel sendiri saat ini masih menunggu keputusan final mengenai tuan rumah Porprov 2025. Meskipun sudah ada beberapa daerah yang mengajukan diri, namun belum ada keputusan resmi.
“Kita berharap pada November nanti semua sudah bisa ditetapkan, termasuk tuan rumah dan anggaran. Karena biasanya pada bulan November pengajuan anggaran sudah ditutup,” pungkas Heru. (MC Kalsel)
Editor Restu







