Berdasarkan hasil pemantauan BMKG dari nilai indeks A, nilai indeks A maksimum tercatat sebesar A=88, menandakan badai magnet bumi bertingkat besar di wilayah Indonesia.
“Salah satu dampak utama badai magnetik adalah gangguan pada sistem komunikasi berbasis satelit dan GPS,” ujar BMKG lagi.
Di Indonesia, dampaknya dapat mengganggu komunikasi antar pengguna radio HF dan mengurangi akurasi penentuan posisi navigasi berbasis satelit seperti GPS.
“Namun dampaknya tak akan sebesar wilayah lintang tinggi seperti di sekitar Kutub Bumi,” papar BMKG lagi.
View this post on Instagram
(yayu)
Editor: Yayu





