“Berdasarkan hasil penyelidikan kami dengan didampingi oleh Kepala Desa Kembang kuning dan kepala desa Waling, dari beberapa sumber yang kami mintai keterangan, tidak ada yang dapat menjelaskan secara pasti dan melihat langsung kejadian tersebut” jelas Fajar.
Baca juga: Polres Tabalong Wajibkan Seluruh Anggota Satres Narkoba Tes Urine Dadakan, Karena….
Bahkan untuk lebih menguatkan bahwa kabar tersebut tidak benar, kepala desa Kembang Kuning kecamatan Haruai, bapak Syahrian membuat sebuah video dan diunggah ke media sosial yang isinya menjelaskan bahwa kabar dugaan penculikan anak tersebut tidak benar.
Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo J., S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla melalui Kasi Humas Iptu Joko Sutrisno menjelaskan bahwa postingan tersebut tidak benar atau HOAX.
“Kami menghimbau kepada warga Tabalong, meskipun situasi aman-aman saja, selaku orang tua kita harus dengan benar mengawasi anak-anaknya utamanya saat bermain diluar rumah” ucap Joko.
“Hal ini dikarenakan pada usia anak-anak, mereka belum bisa membedakan mana baik atau tidak baik, sehingga perlu didampingi orang tuanya,” tutup Iptu Joko. (ernawati/hms)
Editor: Erna Djedi
.







