“Kejadiannya pukul 07.00 Wita pak, tetapi memang sudah goyang sebelumnya. Goyangnya itu pukul 06.00 Wita, mulai batu turun semua, mulai satu, satu, satu, sampai pukul 07.00 Wita ambruknya,” ungkap Darmawan kepada Beritasatu.com di lokasi kejadian.
Menurutnya, saat mengetahui terjadi pergerakan tanah di rumah tetangganya, Darmawan pun meminta seluruh penghuni rumahnya untuk keluar menuju ke tempat yang lebih aman.
Saat rumahnya tertimpa oleh bangunan rumah tetangganya yang ambruk, seluruh penghuni rumah yang berjumlah lima orang berhasil selamat sehingga tak ada korban jiwa.
Selain itu, sesaat sebelum bangunan rumah ambruk, Darmawan juga sempat memindahkan sejumlah kendaraan ke lokasi yang lebih aman guna meminimalisasi kerugian akibat bencana tanah longsor ini.
“Alhamdulillah tidak ada, tetapi kendaraan-kendaraan sempat saya tarik, satu kendaraan saya tarik ke depan, alhamdulillah selamat, kalau korban jiwa tidak ada,” sambungnya.
Belasan petugas gabungan dari BPBD, Satpol PP, dan TNI-Polri yang berada di lokasi, langsung menutupi bangunan rumah yang ambruk akibat tanah longsor dengan menggunakan terpal.
Hal ini dilakukan guna mencegah terjadinya longsor susulan mengingat masih tingginya curah hujan. (berbagai sumber)
Editor: Erna Djedi







