WARTABANJAR.COM, KOTIM – Seorang mahasiswi di Sampit, Provinsi Kalimantan. Tengah (Kalteng) mengaku kerap mendapat penganiayaan dari sang pacar.
Kisah ini diterima Cak Sam selaku Ketua Tim Virtual Police Bidhumas Polda Kalteng saat melakukan kunjungan kerja ke Polres Kotawaringin Timur (Kotim).
Mahasiswi asal Sampit itu kerap mendapat ancaman dari pacarnya. Tak hanya penganiayaan, juga ancaman akan menyebarkan video dan foto tak senonoh dirinya.
Baca Juga
Aksi Diduga Gengster Banjarmasin di 2 Lokasi Buat ResahÂ
“Setiap saya minta putus mengancam akan menghancurkan kuliah saya dengan menyebar video dan foto tak senonoh,” ucapnya.







