Usai ditolong oleh warga sekitar, 15 menit kemudian keduanya dilarikan ke RS Pelita Insani Martapura. Informasi terakhir yang diterima, sang bayi dinyatakan meninggal dunia oleh pihak rumah sakit.
Peristiwa penjambretan ini terjadi tepat di depan bengkel 2 ‘R’ Garage Vespa Matic. Salah satu karyawan yang bekerja di bengkel itu, Fajar, menuturkan, sang korban yang hingga kini belum diketahui identitasnya datang dari arah Sungai Ulin menuju Sekumpul Martapura.
“Korban datang dari apotek habis beli obat,” ungkapnya.
Ia berada di dalam bengkel terkejut mendengar teriakan korban. Fajar bergegas keluar untuk menolong korban dan kedua anaknya.
Namun, ia tak memperhatikan ciri-ciri sang penjambret. Fajar hanya mengetahui sang jambret datang dari arah yang sama dengan korban.
“Saya melihatnya jambret itu sudah jauh, dia kabur ke pertigaan Jalan Sekumpul Raya terus belok ke arah Sungai Ulin,” ujar Fajar di TKP.
Dari pantauan wartabanjar.com di lapangan pada Sabtu (21/9/2024) siang sekitar pukul 13.20 WITA, pihak kepolisian sudah berdatangan di TKP untuk melakukan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket). (nurul octaviani)
Editor Restu







