“Saya minta maaf, saya sudah melakukan pencopotan terhadap pelaku, dan selanjutnya akan ada sanksi nonaktifkan, tau mutasi atau turun jabatan,” katanya saat melakukan mediasi terhadap keluarga korban, Rabu (18/9/2024).
Untuk saat ini pihak korban telah mengunjungi KSOP Kendari untuk mengklarifikasi langsung kejadian tersebut.
Video oknum provos tersebut viral di medsos, setelah akun Facebook Rendy Lisangan memposting di reel Facebook miliknya.
“Atas tindakan tersebut, saya minta maaf dan yang bersangkutan sudah dicopot serta akan diberikan sanksi nonaktifkan, atau mutasi hingga turun jabatan,” katanya saat melakukan mediasi terhadap keluarga korban.
Dia mengungkapkan, terjadi itu terjadi Selasa kemarin, saat yang bersangkutan melakukan pengamanan keberangkatan kapal.
“Dipicu faktor emosi sesaat sehingga melakukan tindakan tersebut, tetapi itu tindakan yang salah,” katanya. (ernawati/berbagai sumber)
Editor: Erna Djedi






