“Kejadian berawal dari Nikita Mirzani sebagai orang tua korban mendapati foto korban sedang hamil dari saksi C dan korban telah melakukan aborsi sebanyak 2 kali atas suruhan terlapor (Vadel alias VAB),” kata Ade Ary.
Laporan Nikita Mirzani tercatat dengan nomor: LP/B/2811/IX/2024/SPKT/Polres Metro Jaksel/Polda Metro Jaya. Peristiwa itu terjadi dalam rentang waktu Januari 2024 hingga sekarang.
“Perkaranya terkait persetubuhan anak di bawah umur dan atau aborsi tidak sesuai ketentuan,” ujar Ade Ary dalam keterangan tertulisnya.
Vadel Badjideh bakal dibidik dengan pasal 76D UU 35/2014 dan atau 77 A Jo 45 A dan atau 421 KUHP Jo Pasal 60 UU No 17 Tahun 2023 tentang kesehatan dan atau pasal 346 KUHP Juncto 81.
“Ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara,” jelas Ade Ary. (berbagai sumber)
Editor Restu







