Adapun terkait sanitasi, tuturnya, berdasarkan kewenangan pihaknya harus membuat IPLT Regional, yang mana secara fisik belum terbangun karena masih proses FS dan DED.
”Pembuatan IPLT Regional, kita sudah membuat FS nya dan tahun ini DED. Insya Allah tahun depan kita akan mulai membangun IPLT Regional sebagai percontohan di Kawasan Perkantoran Pemprov Kalsel,” ucapnya.
Ia menjelaskan, untuk sanitasi ke daerah pihaknya membantu melalui program Satu Wasaka sebagai bentuk pembinaan dengan memberikan apresiasi kepada kabupaten kota yang sudah melakukan inovasi dibidang tersebut.
”Kita terbentur dikewenangan, kita tidak bisa secara langsung sanitasi ke kabupaten/kota karena kewenangan kita regional. Untuk itu, program Satu Wasaka sudah dilaksanakan 3 tahun, sebagai apresiasi kepada kabupaten kota yang berhasil berinovasi dan perhatian lebih terhadap sanitasi dan air minum,” katanya.
Ia menambahkan, kabupaten kota yang berhasil akan mendapat penghargaan dengan diberikan hadiah berupa stimulus anggaran mengenai air minum dan sanitasi seperti pembangunan tangki septik kepada masyarakat berpenghasilan rendah di Kota Banjarbaru dan Kabupaten Banjar atas perhatian pada bidang tersebut.
”Untuk Satu Wasaka Award tahun ini sesuai arahan pimpinan akan kita berikan truk tangki sampah. Jadi tiga daerah yang mendapat penghargaan kita berikan truk sampah. Misalnya tidak ada halangan kita anggarkan diperubahan ini, kalau anggarannya tidak cukup kita anggarkan tahun depan. Tahun depan juga tetap kita anggarkan untuk pembuatan tangki septik ke masyarakat berpenghasilan rendah,” pungkasnya. (MC Kalsel)
Editor Restu







