Kedua pasangan yang akan berebut juara itu yakni Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi dan Jesita Putri Miantoro/Febi Setianingrum.

Satu lagi wakil Indonesia yang bakal tampil di final adalah tunggal putri Putri Kusuma Wardani. Ia siap balas dendam dari rekor kekalahan yang pernah dialami.

Febriana/Amallia atau Ana/Tiwi lolos ke final setelah menundukkan unggulan ketiga asal Thailand, Laksika Kanlaha/Pathaimas Muenwong dengan skor 25-23 dan 21-16 melalui pertandingan selama 49 menit.

Pada babak final, Ana/Tiwi akan bertemu Jesita/Febi yang melaju ke final setelah mengalahkan pasangan kakak beradik, Benyapa Aimsaard/Nuntakarn Aimsaard, 17-21, 21-9 dan 21-18. Jesita/Febi meraih tiket partai puncak setelah berjuang 62 menit.

Kedua ganda Indonesia ini pernah bertemu dua kali dalam turnamen resmi dan saling mengalahkan.

Pada 32 besar Indonesia Masters, Januari 2024, Jesita/Febi menang dengan skor 21-18 dan 21-13. Sementara pada 32 besar Spain Masters, Maret 2024, giliran Ana/Tiwi menang 21-17 dan 21-13. 

Satu lagi wakil Indonesia yang lolos ke partai pemungkas kejuaraan di Taiwan ini adalah tunggal putri Putri Kusuma Wardani (Putri KW). 

Putri memastikan tempat di partai puncak setelah mengalahkan pemain tuan rumah, Chiu Pin-Chiang, dalam pertandingan tiga gim dengan skor 16-21, 21-16, dan 21-11 pada Sabtu (7/9/2024).

Kepercayaan diri Putri yang meningkat setelah kemenangannya atas unggulan utama Tai Tzu Ying di perempat final.

Ini menjadi faktor penting dalam penampilannya kali ini. Meskipun kalah di gim pertama karena belum menemukan ritme permainannya, Putri mampu bangkit dan memperbaiki performanya di gim kedua.

Pada babak final, tunggal putri peringkat 34 ini akan bertemu unggulan kedelapan Sim Yu-jin dari Korea Selatan.

Dia lolos ke partai pemungkas setelah menundukkan wakil Jepang Kaoru Sugiyama, 19-21, 21-11, dan 21-13. 

Putri pernah sekali bertemu Sim dan ia mengalami kekalahan. Pertandingan itu terjadi pada 32 besar Australian Open 2023. Saat itu Putri menyerah 21-23 dan 13-21.