Menteri LHK : Presiden Jokowi Akan Resmikan Persemaian Liang Anggang

“Hal ini berkaitan sangat erat dengan langkah-langkah Indonesia dalam merespon kondisi global yang berkaitan dengan sustainability, biodiversity dan sirkuler ekonomi, juga dalam orientasi carbon offset,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel, Fathimatuzzahra menyampaikan, pihaknya akan berpartisipasi dalam pengelolaan persemaian liang anggang dengan menyediakan bibit yang akan diproduksi, seperti jenis tanaman endemik (Kasturi, Kapul, Ramania, Meranti, Ulin, Gaharu dan lain-lain), tanaman estetika (Ketapang Kencana, Pucuk Merah, Tabebuya, Tanjung dan lain-lain) dan tanaman penghasil Hasil Hutan Bukan Kayu (Durian, Petai, Jengkol, Alpukat, Sawo, Kemiri, Sirsak dan lain-lain).

“Jadi dari bibit itu kami akan mendistribusikannya ke setiap Kabupaten dengan menggunakan armada yang sudah disiapkan sebanyak enam truk,” katanya.

Fathimatuzzahra pun menyebutkan, dengan adanya Persemaian Liang Anggang sejalan dengan gerakan revolusi hijau yang terus digelorakan secara berkelanjutan oleh Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor (Paman Birin)

“Revolusi hijau itu penanaman dan pemeliharaan pohon yang bukan hanya penghijauan semata tetapi juga membangun kembali ekosistem hutan yang mulai berkurang dan setiap batang pohon yang ditanam adalah wujud kepedulian terhadap lingkungan,” terangnya. (MC Kalsel)

Editor Restu