Serangan Udara Israel Sasar Sebuah Pasar di Gaza, Sedikitnya 9 Warga Tewas

    WARTABANJAR.COM, GAZA – Setelah memborbardir sekolah yang ditengarai sebagai tempat pengungsian warga sipil, serangan udara Israel kini menyasar sebuah pasar di kota Deir al-Balah, Gaza Tengah pada Selasa, kata sumber medis di Gaza seperti dilansir Anadolu.

    Sedikitnya sembilan warga Palestina tewas dan sejumlah lainnya terluka dalam serangan yang sebenarnya dikategorikan zoa aman warga sipil itu.

    “Seorang wanita dan dua anak termasuk di antara korban,” kata sumber tersebut kepada Anadolu.

    Baca juga:Serangan Israel Tewaskan 2 Jurnalis Gaza, Persatuan Wartawan Palestina: Sudah 111 Jurnalis Tewas Akibat Konflik

    Sumber itu mengungkapkan bahwa jumlah korban tewas kemungkinan akan meningkat karena banyak dari yang terluka berada dalam kondisi serius.

    Area yang diserang diklasifikasikan oleh tentara Israel sebagai “zona aman sipil” di tengah serbuan berkelanjutan Tel Aviv di Jalur Gaza.

    Pasar tersebut padat dengan orang-orang saat serangan terjadi karena terletak dekat dengan stasiun yang melayani daerah Mawasi di barat Khan Younis, yang diklasifikasikan Israel sebagai “zona aman” untuk warga sipil Palestina.

    Serangan ini terjadi tidak lama setelah setidaknya 12 orang tewas dalam serangan Israel di sebuah sekolah yang menampung pengungsi di Kota Gaza pada Selasa.

    Israel secara sistematis menargetkan fasilitas sipil, termasuk sekolah, rumah sakit, dan tempat ibadah, di tengah serbuan yang berkelanjutan di Jalur Gaza meskipun ada resolusi Dewan Keamanan PBB yang menuntut gencatan senjata segera.

    Serangan Israel di Gaza telah menewaskan lebih dari 40.170 warga Palestina, sebagian besar wanita dan anak-anak, dan melukai lebih dari 92.740 sejak 7 Oktober, menurut otoritas kesehatan setempat.

    Baca juga:WHO Kirim 1 Juta Vaksin Polio ke Gaza untuk Anak-anak Palestina

    Lebih dari 10 bulan sejak serangan Israel dimulai, sebagian besar wilayah Gaza berada dalam reruntuhan di tengah blokade parah terhadap makanan, air bersih, dan obat-obatan.

    Israel dituduh melakukan genosida di Pengadilan Internasional, yang memerintahkan Israel untuk segera menghentikan operasi militernya di kota selatan Rafah, tempat lebih dari 1 juta warga Palestina mencari perlindungan dari perang sebelum wilayah tersebut diserang pada 6 Mei.(pwk)

    Baca Juga :   Live Streaming Pelantikan Kepala Daerah, H Muhidin-Hasnuryadi Dilantik

    Editor: purwoko

    Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

    BERITA LAINNYA

    TERBARU HARI INI