Suksesnya pelaksanaan FWBPT ini juga tidak lepas dari dukungan stakeholder terkait. Untuk itu Muhammad Noor pun mengapresiasi kerja keras semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaran festival tersebut.
Dia juga mengajak semua pihak untuk turut melestarikan budaya pasar terapung agar tidak menjadi kenangan di masa mendatang.
“Kita harus memastikan generasi muda kita terus mengenal dan mencitai budaya ini, serta turut melibatkan mereka dalam melestarikannya,” tukasnya.
Momen penutupan FWBPT tahun inipun turut dimeriahkan dengan parade kelotok hias yang diikuti oleh SKPD dan lembaga vertikal lingkup Pemprov Kalsel, dan kesenian wayang Banjar.
Diwaktu yang sama juga dilaksanakan penyerahan hadiah stan kampung banjar terbaik, lomba fotografi dan videografi, lomba e-sport, dan lomba-lomba lainnya yang turut memeriah gelaran FWBPT 2024 ini. (MC Kalsel)
Editor Restu







