Info daging kucing untuk mengatasi diabetes berasal dari kakaknya, namun ia membantah kalau kakaknya juga mengonsumsi kucing. Namun tiba-tiba NY mengaku bahwa aksinya adalah inisiatif sendiri.
“Ya pokoknya daging itu kalorinya rendah. Kan setelah makan (kucing) dicek memang rendah gulanya. Inisiatif saya sendiri kalau makan kucing,” katanya.
Dalam menjalankan aksinya, NY memukul kucing yang sedang tidur pakai gagang celurit. Lalu ia membakarnya untuk merontokkan bulu-bulunya sebelum menguliti dan merebusnya ke dalam magic jar.
Baca juga: Gemar Meneliti Tanaman Hias, Dosen UGM Ini Dikukuhkan Menjadi Guru Besar
“Cari kucing di rumah. Iya datang sendiri. Saya digodok saja gitu pakai magic jar. Satu kucing habis tiga hari, pakai nasi sedikit. Saya butuh makan daging,” papar NY.
Dirinya juga mengaku sudah mengkonsumsi daging kucing sejak tiga tahun lalu. Namun, ada yang menyebut NY sudah beraksi sejak 2010. Setelah dikonfirmasi, NY baru mengakui bahwa sudah 10 tahun lebih melakukannya.
“Lama sebenarnya. Iya (10 tahun lebih),” ujarnya.
Tak pelak jika polisi langsung menjadikan NY sebagai tersangka. Ia dijerat Pasal 91B ayat (1) UU RI nomor 14 tahun 2014 dan atau Pasal 302 KUHP tentang peternakan dan kesehatan hewan dengan ancaman hukuman paling lama 2 tahun dan atau denda paling banyak Rp 200 juta.
Baca juga: Eskalasi Meningkat, Kemenlu Memulangkan WNI dari Lebanon
Karena ancaman hukumannya di bawah 5 tahun, polisi tidak menahan NY dan hanya diikenakan wajib lapor dua kali dalam sepekan. Polisi juga akan melakukan pemeriksaan kejiwaan lantaran NY kerap melantur dalam memberikan keterangannya. (Sidik Purwoko)
Editor: Sidik Purwoko






