“Informasi yang bersangkutan untuk menurunkan kadar gula, yang bersangkutan sakit diabetes. (NY) mengakui sudah mengkonsumsi daging kucing berkali-kali. Dari keterangan, setahun terakhir 10 kucing, terakhir makan tanggal 5 Agustus kemarin,” terang Agung.
Baca juga: Kontes Transgender di Jakarta Diprotes, Warga Aceh Merasa Kaget Ada Perwakilan
Menurut NY, daging kucing bisa mengobati diabetes karena kadar gulanya rendah. Meski tidak harus kucing, tetapi menurutnya daging sapi itu mahal.
“Pokoknya daging, tapi daging sapi kan mahal,” kata NY saat konferensi pers, Kamis (09/08/2024).
Info daging kucing untuk mengatasi diabetes berasal dari kakaknya, namun ia membantah kalau kakaknya juga mengonsumsi kucing. Namun tiba-tiba NY mengaku bahwa aksinya adalah inisiatif sendiri.
“Ya pokoknya daging itu kalorinya rendah. Kan setelah makan (kucing) dicek memang rendah gulanya. Inisiatif saya sendiri kalau makan kucing,” katanya.
Dalam menjalankan aksinya, NY memukul kucing yang sedang tidur pakai gagang celurit. Lalu ia membakarnya untuk merontokkan bulu-bulunya sebelum menguliti dan merebusnya ke dalam magic jar.
Baca juga: Gemar Meneliti Tanaman Hias, Dosen UGM Ini Dikukuhkan Menjadi Guru Besar
“Cari kucing di rumah. Iya datang sendiri. Saya digodok saja gitu pakai magic jar. Satu kucing habis tiga hari, pakai nasi sedikit. Saya butuh makan daging,” papar NY.
Dirinya juga mengaku sudah mengkonsumsi daging kucing sejak tiga tahun lalu. Namun, ada yang menyebut NY sudah beraksi sejak 2010. Setelah dikonfirmasi, NY baru mengakui bahwa sudah 10 tahun lebih melakukannya.







