Di sisi lain, untuk meningkatkan manfaat tersebut, Pemerintah Kabupaten Balangan berfokus pada pengembangan aspek estetika dan sosial kawasan.
Kepala Bagian Administrasi Pembangunan, Taufiqurrahman mengungkapkan bahwa saat ini sedang berlangsung pembangunan green house yang akan mendukung pembibitan vegetasi, pembangunan tempat parkir off-street seluas 150 meter persegi untuk delapan kendaraan, serta pembuatan taman pintu gerbang yang akan memperkuat identitas kawasan sebagai destinasi wisata.
Selain itu, embung penampung air dan penataan saluran air juga sedang dikerjakan untuk meningkatkan pengelolaan sumber daya air.
“Inisiatif ini juga bertujuan untuk menjadikan hutan kota sebagai pusat kegiatan pendidikan dan pelatihan lingkungan. Dengan target utama berupa wisatawan lokal dan pelajar,” ujarnya, Rabu (7/8/2024).
Kawasan ini diharapkan dapat berfungsi sebagai wadah ekstrakurikuler dan pusat pelatihan lingkungan bagi generasi muda.
Menurutnya, langkah-langkah ini sejalan dengan peringatan Hari Konservasi Alam Nasional yang mengusung tema “Youth for Sustainable Nature,” menekankan pentingnya konservasi alam untuk masa depan melalui keterlibatan aktif generasi muda. (Alfi)
Editor Restu







