Acara ini juga menghadirkan narasumber dari Fakultas Pertanian ULM Dr. Ir. Fakhrur Razie, M.Si.
Di kesempatan ini, Fakhrur Razie menjelaskan beberapa manfaat pembukaan lahan tanpa pembakaran, di antaranya tidak menimbulkan polusi asap.
Menurunkan emisi gas rumah kaca (terutama CO2) yang berdampak negatif pada perubahan iklim yang berpengaruh pada stabilitas ekosistem, aktifitas transportasi, komunikasi dan kesehatan manusia.
Manfaat lainnya yaitu bisa memperbaiki bahan organik tanah, kadar air dan kesuburan tanah terutama di areal yang sudah pernah ditanami sehingga menurunkan kebutuhan pupuk organik.
”Dalam jangka panjang pembukaan lahan tanpa pembakaran akan menjamin kesinambungan secara ekonomi dan ekologi. Untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya kekeringan yang akan berdampak langsung kepada produksi tanaman, akibatnya hasil panen akan mengalami penurunan. Untuk pemulihan kualitas lingkungan yang berbasis pembangunan berkelanjutan,” pungkas Fakhrur Razie.
Kegiatan ini selain dihadiri oleh dua narasumber di atas, juga ada Pembakal dan Aparat Desa Cintapuri Darussalam, Koordinator BPP, Mantri Tani, POPT dan PPL Kecamatan Cintapuri Darussalam, Kelompok Tani Peduli Api (KTPA) dan perwakilan kelompok tani Kecamatan Cintapuri Darussalam. (MC Banjar)
Editor: Yayu







