WARTABANJAR.COM, DIY – Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menggelar konsolidasi nasional untuk membahas konsesi tambang diantara program strategis lainnya. Konsolidasi itu digelar di kampus Universitas ‘Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu (27/07/2024).
Demikian dikatakan Kepala Kantor PP Muhammadiyah Arif Nur Kholis seperti dilansir Wartabanjar.com dari Antara, Sabtu (27/07/2024). Menurutnya, pembahasan konsesi tambang yang diberikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu terkait penjelasan latar belakangnya.
“Termasuknya (membahas konsesi tambang), akan dijelaskan latar belakangnya. Besok (Minggu) akan dijelaskan sangat komprehensif,” ujar
Konsolidasi nasional yang bakal berlangsung dua hari tersebut, kata Arif, mengundang 35 Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM). Kegiatan berlangsung secara tertutup untuk media massa.
Baca juga: Gol Buffon di Menit 77 Bawa Indonesia ke Final ASEAN U-19 Championship 2024 Melawan Thailand
“Tertutup. Kalau yang sesi-nya tertutup, mohon maaf kalau tidak bisa mengikuti, namun akan dibuatkan konferensi pers besok,” ujar Arif kepada awak media.
Menurut dia, konsolidasi nasional merupakan agenda rutin tahunan PP Muhammadiyah sebagai forum musyawarah atau komunikasi dengan seluruh pimpinan wilayah organisasi itu.
Selain soal tawaran konsesi atau izin tambang dari pemerintah, menurut dia, banyak program strategis lain yang turut dibahas, termasuk soal Kalender Hijriah Global Tunggal.
Meski demikian, Arif menjelaskan bahwa PP Muhammadiyah sejatinya sudah memiliki sejumlah tim yang spesifik membahas beragam program strategis secara mendetail. “Kalau soal kalender ‘kan berarti Majelis Tarjih, kalau tentang perbankan ada Majelis Ekonomi, ada Biro Keuangan. Kalau yang kayak tambang dan sebagainya ada tim-tim yang dibentuk PP Muhammadiyah, besok akan disebutkan nama-namanya,” ujar dia.