Srettha, yang merupakan anggota partai lain, mengatakan dia akan melakukan kriminalisasi terhadap ganja, dengan pengecualian untuk penggunaan medis dan penelitian.
Belum jelas apakah langkah-langkah akan diambil untuk menindak penggunaan ganja untuk rekreasi, seperti yang dianjurkan oleh Srettha.
Thailand mengalami pertumbuhan pesat dalam peredaran ganja dalam negeri, dengan puluhan ribu toko dan bisnis bermunculan dalam dua tahun terakhir.
Baca juga:Pengedar Ganja 42 Kg Menyamar Jadi Pemudik Berhasil Disergap Polisi
Industri ini diperkirakan bernilai hingga US$1,2 miliar (S$1,6 miliar) pada tahun 2025.
Partai Bhumjaithai yang dipimpin Anutin, yang merupakan partai terbesar kedua dalam koalisi yang berkuasa, telah menganjurkan penggunaan ganja untuk tujuan kesehatan dan ekonomi, namun secara resmi bukan untuk penggunaan rekreasi, dan menentang pelegalan terhadap ganja.(pwk)
Editor: purwoko







