Pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat harus ikut serta dalam pengelolaan sanitasi sehingga sistemnya akan berjalan dengan sehat dan kualitas hasil pengolahan dapat memenuhi standar kualitas air buangan yang ditetapkan.
“Dalam rangka meningkatkan pelayanan sanitasi, diperlukan suatu upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) untuk pengelolaan sanitasi secara komprehensif dan terpadu,” ujarnya.
Bimtek diharapkan dapat dijadikan sebagai sarana konsultasi dan saling berbagi informasi sehingga pada akhirnya dapat mendorong kinerja pemerintah kabupaten/kota dan swasta dalam meningkatkan kualitas perencanaan dan pembangunan khususnya yang terkait pengelolaan sanitasi.
“Pengelolaan sanitasi yang baik adalah tanggung jawab bersama untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Pembinaan Teknis Penataan Lingkungan Permukiman Air dan Bangunan, Irwan Yunizar menyampaikan tujuan kegiatan sebagai sarana bagi Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota dalam meningkatkan kinerja aparatur Pemerintah dan stake holder non Pemerintah lainnya terkait pengelolaan sanitasi di Kalsel.
Kegiatan Bimtek ini dilaksanakan selama tiga hari mulai 15-17 Juli dengan peserta sebanyak 76 orang dari Kabupaten/Kota se Kalsel. (MC Kalsel)
Editor Restu







