Dalam kemanangan itu tercatat Inggris menenggelamkan Kolombia di babak 16 besar, tidak lama sebelum mengalahkan Swiss dalam playoff peringkat ketiga Piala Dunia.
Sejarah terulang kembali saat berhadapan dengan Swiss hanya beberapa hari yang lalu, di mana untuk kedua kalinya, The Three Lions membukukan tingkat keberhasilan 100% dari titik penalti untuk menang di perempat final yang menegangkan.
The Three Lions sendiri merasakan kesedihan saat melawan Italia di Wembley tiga tahun lalu, karena Marcus Rashford, Jadon Sancho, dan Bukayo Saka gagal melakukan tendangan penalti kala itu hingga menghancurkan impian Inggris di Euro 2020.
Sebelum membuang kutukan penalti ketika melawan Kolombia, Inggris selalu gagal dalam mengeksekusi penalti; lihat saja ketika kalah dari Italia di Euro 2012, dari Portugal di Piala Dunia 2006, Portugal di Euro 2004, Argentina di Piala Dunia 1998, dan Jerman di Euro 1996.
The Three Lions juga secara mengesankan kalah dalam adu penalti perdana mereka dari Jerman Barat di Italia tahun 1990 silam. Ya, hanya satu dari tujuh adu penalti pertama Inggris yang berakhir dengan kemenangan.
Spanyol 13 kali adu penalti
Sementara itu Spanyol tampaknya sedang memikirkan balas dendam melalui tendangan sejauh 12 yard minggu ini, dalam kejadian 28 tahun silan setelah tersingkir dari perempat final Euro 1996.
Spanyol kalah melalui adu penalti dari The Three Lions saat itu. Namun rekor keseluruhan, Spanyol bisa lebih berbinar-binar.
La Roja telah memenangi lebih dari separuh adu penalti di turnamen besar mereka – yakni memenangkan tujuh dari 13 pertandingan, termasuk yang terbaru di final Nations League tahun lalu melawan Kroasia.
Baca juga:Survei Inggris Lebih Dijagokan Ketimbang Spanyol di Final Euro 2024
Spanyol memperbaiki beberapa kesalahan penalti sebelumnya pada hari itu, setelah gagal mencetak gol penalti di babak 16 besar Piala Dunia 2022 melawan Maroko. Sementara impian Euro 2020 mereka dihancurkan oleh Italia di semifinal dari jarak 12 yard.
Namun, empat dari enam adu penalti La Roja di Kejuaraan Eropa selalu berakhir dengan kemenangan, termasuk tiga adu penalti terakhir yakni pada tahun 2008 (QF Italia), 2012 (Portugal SF) dan 2020 (QF Swiss).(pwk)
Editor: purwoko







