WARTABANJAR.COM, PALANGKARAYA – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) mengungkap kasus pencurian sekolah lintas Provinsi di Kalteng dan Kalsel. Ditreskrimum pimpinan Kombes Pol Nurendy Irwansyah Putra, S.IK. M.H. berhasil mengungkap 7 kasus pencurian selama empat bulan dari Maret hingga Juni 2024.
Hal tersebut, disampaikan langsung Kapolda Kalteng Irjen Pol Drs. Djoko Poerwanto, saat konferensi pers di Loby Mapolda setempat, Kamis (04/07/2024) siang. Menurutnya, dalam pengungkapan itu petugas mengamankan 3 orang tersangka dan 116 barang bukti.
Dikutip Wartabanjar.com, Kapolda menerangkan, ketiga pelaku itu berinisial AS (33) asal Jakarta, DK (32) berasal dari Bengkulu dan H (30) dari Jawa Barat. Sementara seorang pelaku berinisial G masih buron dan tengah dalam pengejaran.
Baca juga: Line Up Inggris vs Swiss di Perempat Final Euro 2024: Menguji Declan Rice vs Xhaka
Ketiga pelaku ini terlibat aksi pencurian di tujuh sekolah. Lima sekolah yang dibobol berada di wilayah Kalteng yaitu SMAN 3 Bintang Awai di Kab.Barito Selatan, SMAN 1 Tamban Catur, Kab.Kapuas, SMPN 3 Maliku, Kab.Pulang Pisau, SMPN 3 Gunung Timang, Kab. Barito Utara, dan SMAN 1 Banua Lima, Kab. Barito Timur.
“Sedangkan dua sekolah lainnya berada di wilayah Kalsel, yaitu SMAN 2 Paringin Kab. Balangan dan SMAN 1 Angkinang, Kab. Hulu Sungai Selatan,” terang Irjen Djoko.













