Herlan menyebutkan bahwa upaya pemulihan dilakukan dalam dua tahap. Telkom telah berkomunikasi dengan tenant yang terdampak untuk memastikan apakah mereka memiliki back-up data atau tidak.
Baca juga: Kolaborasi Pelindo Solusi Logistik dan ITB Beri Program Beasiswa Pelindo Juara
“Kami telah menghubungi semua tenant yang terdampak di PDNS 1, bekerja sama dengan Kominfo untuk memastikan apakah tenant memiliki backup di lokal atau tidak, termasuk situasi layanannya. Ada tenant yang memiliki backup, ada yang tidak, ada beberapa yang tidak aktif, dan ada yang belum bisa diverifikasi,” katanya seperti dikutip Wartabanjar.com.
Jika tenant tidak memiliki backup, Telkom akan mempersiapkan lingkungan baru sebagai pengganti PDNS 2 yang sudah dikunci, dengan mengimplementasikan semua aspek keamanan dari BSSN. (Sidik Purwoko)
Baca juga: Kapolri Mutasi Ratusan Anggotanya, Ada Apa?







