Penerapan padi apung ini sebagai upaya adaptasi terhadap risiko perubahan iklim sehingga diperlukan suatu inovasi seperti padi apung ini.
Budidaya padi apung ini merupakan teknik budidaya padi yang menggunakan rakit sebagai media yang bisa dikembangkan di lokasi lahan rawan banjir.
“Apabila padi apung dikembangkan di lokasi lahan rawan banjir, maka akan terjadi peningkatan hasil produksi dan pendapatan bagi para petani,” katanya.
Kegiatan ini diikuti oleh puluhan petani dari Kelompok Tani Sejahtera, serta petugas dari Distan Kabupaten Banjar. (MC Banjar)
Editor: Yayu







