Gara-Gara Gaji ke-13, Seorang Polwan Nekat Bakar Suaminya Yang Juga Polisi

WARTABANJAR.COM, MOJOKERTO – Seorang polwan Briptu Fadhilatun Nikmah alias FN (28) nekat membakar suaminya sendiri yang juga seorang anggota polisi, Briptu Rian Dwi Wicaksono alias Briptu RDW (28).

FN yang baru melahirkan anak kembar, diduga mengalami Baby blues syndrome pasca melahirkan. Dirinya berdinas di Polres Mojokerto Kota sementara, sang bertugas di Polres Jombang, Jawa Timur.

Sebelum melakukan aksinya, Polwan itu diketahui sempat melayangkan ancaman kepada sang suami. Peristiwa dipicu saat Briptu FN mengecek ATM milik suaminya dan mendapati gaji ke-13 yang seharusnya Rp 2,8 juta, hanya tersisa Rp 800 ribu saja.

Akibatnya, terduga pelaku langsung menghubungi korban untuk mengklarifikasi gaji tambahan tersebut. Dirinya meminta sang suami segera pulang.

Baca juga: Muhammad Wahyuni : Pemberangkatan Jemaah Haji Embarkasi Banjarmasin Sebanyak 19 Kloter Lancar

Namun sebelum pulang, Briptu FN membeli bensin terlebih dahulu dan memasukkannya ke botol air mineral. Sesampainya di rumah, botol berisi bensin itu diletakkan di atas lemari di teras rumahnya. FN juga sempat mengancam RDW dengan mengirim foto bensin.

“(FN) memfoto (botol itu), setelah itu dikirimkan ke WA korban agar segera pulang,” ucap Kapolresta Mojokerto, AKBP Daniel S Marunduri seperti dikutip Wartabanjar.com dalam keterangannya, Sabtu (08/06/2024).

FN lalu meminta ART mereka, Marfuah, membawa ketiga anaknya ke luar rumah. Lalu pada pukul 10.30 WIB, tak lama RDW pulang dan langsung diajak masuk ke dalam rumah. Pintu pun dikunci dari dalam.

RDW lalu diminta mengganti bajunya dengan kaus lengan pendek dan celana pendek.Setelah itu keduanya pun terlibat cekcok.

Baca juga: Izin Trayek Taksi Hijau Tak Kunjung Keluar, Begini Klarifikasi Dishub Banjarbaru

“(Setelah itu) tangan kiri korban pun diborgol dan dikaitkan di tangga yang berada di garasi. Dan dalam kondisi duduk di bawah, korban pun langsung disiram menggunakan bensin yang sudah disiapkan oleh terduga pelaku di sekujur tubuhnya dan korban hanya diam saja,” terang Daniel.