Baca juga: Hujan Deras Sebabkan Pengaron Terendam Setinggi 80 Cm
Kegiatan TMC telah dilaksanakan sejak tanggal 01-05 Juni 2024 dengan hasil terjadi hujan di sekitar 22 Bendungan dari target 43 Bendungan, yaitu Bendungan Jatiluhur, Kedung Ombo, Wadaslintang, Logung, Gembong, Sanggeh, Cipancuh, Bolang, Banyukuwung, Panohan, Grawang, Randugunting, Gunung Rowo, Gondang Lamongan, Prijetan, Telaga Ngebel, Rancabereum, Malahayu, Lodan, Cacaban, Wonorejo dan Pacal.
Adapun tahapan pelaksanaan TMC adalah:
BMKG menyediakan informasi prediksi potensi awan di Pulau Jawa yang berpotensi menimbulkan hujan. Lalu Ditjen SDA mengidentifikasi bendungan yang memerlukan tambahan air.
Setelah itu BRIN menganalisis kebutuhan bahan penyemaian dan merencanakan penerbangan. Brin juga bersama TNI AU melaksanakan proses penyemaian awan. Setelah penyemaian, BMKG dan BRIN memantau hasil dan terjadinya hujan.
Namun prosesnya masih berlanjut yakni Ditjen SDA kemudian memonitor curah hujan, tinggi muka air waduk, volume tampungan, inflow, dan outflow selama 24 jam. Ditjen SDA juga harus menganalisis tambahan air dan potensi layanan dengan volume efektif terkini.
Terakhir, dilakukan evaluasi pelaksanaan TMC setiap harinya. Tahapan di atas dilakukan berulang sampai TMC dinyatakan selesai, jika tidak ada potensi awan, atau bila tampungan waduk sudah mencukupi. (Sidik Purwoko)
Editor: Sidik Purwoko







