Lee Jung Jae Ungkap Susahnya Berdialog Bahasa Inggris Selama Bintangi Serial Star Wars “The Acolyte”

Ia mengaku bermasalah dengan akses, pengucapan dan intonasi dialognya dalam Bahasa Inggris sehingga ia khawatir dapat menyebabkan miskomunikasi dan ekspresi.

Berakting sepenuhnya dalam Bahasa Inggris untuk serial ini, baginya membutuhkan banyak perhatian.

“Saya bertemu dengan dua pelatih hebat dan dua guru Bahasa Inggris, mulai berlatih empat bulan sebelumnya. Kami menggabungkan pelatihan tatap muka dan Zoom setiap hari, yang membantu saya menjadi terbiasa atau penyesuaian penyutradaraan diperlukan, tim produksi memahami, mengetahui saya kurang nyaman dengan bahasa Inggris, menjadikannya pengalaman syuting yang menyenangkan,” ujarnya sambil tersenyum cerah.

Ketika ditanya tentang pemikirannya memasuki dunia Star Wars, ia menjawab sistem keseluruhan hampir identik dengan Korea, karena ia memiliki pengalaman dalam produksi dan penyutradaraan film.

“Saya pikir saya harus belajar banyak, tapi ternyata sangat mirip. Hal ini membuat saya menyadari betapa canggihnya sistem film Korea, namun Star Wars telah membangun keahliannya sejak tahun 1970an, terus meningkatkan alat peraga dan desain set, membuat set ‘The Acolyte’ terasa seperti produk dari sejarah yang panjang,” paparnya.

Ia menambahkan, awalnya ia memiliki banyak kekhawatiran, namun begitu ia membenamkan diri dalam peran Sol, ia fokus untuk tampil baik di dunia Star Wars.

Selama kamp pelatihan awal, semua aktor yang dikumpulkan berasal dari negara yang berbeda.

“Meskipun saya memiliki keinginan pribadi untuk tampil baik, saya fokus pada ekspresi dan membenamkan diri dalam karakter yang cocok untuk proyek tersebut,” ungkapnya lagi.

Sementara itu, The Acolyte adalah film thriller aksi misteri yang berlatar masa keemasan Ordo Jedi, yang melibatkan serangkaian pembunuhan Jedi yang belum pernah terjadi sebelumnya dan munculnya kekuatan gelap di balik rahasia dan kebenaran.

Serial ini tayang di Disney+ tiap Rabu, dimulai dengan perilisan episode 1 dan 2 pada kemarin Rabu (5/6/2024). (yayu)

Editor: Yayu