Lanjut perempuan yang biasa disapa Acil Odah ini, kalau sudah diberikan edukasi dan mereka dapat membudayakan hidup bersih, sehat, pola makan dan gizi seimbang serta kualitas hidup terjaga sehingga tidak terjadi stunting dikemudian hari.
“Jadi kita yang memang di awalnya 1.000 pertama hari kehidupan yang harus dicegah sehingga harus dilakukan upaya edukasi agar tidak menjadi stunting anak dari lahir sampai berumur 2 tahun tapi diperpanjang menjadi 8.000 hari kehidupan sejak lahir sampai usia 20 tahun,” kata Raudatul.
Tentu saja semua sinergitas pemangku kebijakan agar dapat bersama-sama menggaungkan, melaksanakan dan menyampaikan ke remaja kita untuk pencegahan stunting.
“Generasi penerus bangsa adalah para remaja sekarang, sehingga juga diharapkan agar wajib belajar 12 tahun harus dicapai,” jelasnya. (MC Kalsel)
Editor: Yayu







