WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Gerakan Blockout 2024 kini masih berlangsung, khususnya di luar negeri dengan menyasar para selebriti ternama dunia yang membela Israel dan bungkam tentang genosida Palestina setelah acara Met Gala beberapa waktu lalu. Gerakan yang dimulai di TikTok ini sebagai respons terhadap anggapan terputusnya hubungan antara Met Gala yang terkenal dan kenyataan suram dari perang brutal Israel di Gaza, Palestina. Selama berbulan-bulan, aktivis pro-Palestina membanjiri kolom komentar di situs media sosial, mendesak para bintang untuk ikut menyerukan gencatan senjata dalam perang paling mematikan di Gaza. gerakan Blockout 2024 mulai gencar dilakukan para pegiat media sosial setelah Met Gala pada 6 Mei lalu di New York dimana para bintang hadir mengenakan gaun mewah, influencer Hailey Kalil memposting di TikTok lip-sync “Biarkan mereka makan kue” – sebuah ungkapan yang terkenal dikaitkan dengan Ratu Prancis abad ke-18, Marie Antoinette yang melambangkan sikap tidak berperasaan dan pengabaian kalangan penguasa terhadap masyarakat miskin. Rekan TikToker ‘ladyfromtheoutside’ yang memulai gerakan ini, menjawab: “Sudah waktunya bagi masyarakat untuk melakukan apa yang saya sebut sebagai digital guillotine, digitine, jika Anda mau,” merujuk pada guillotine, alat eksekusi yang digunakan selama Revolusi Perancis, seperti dilansir dari TRTWorld, Jumat (17/5/2024). Pesannya dianggap sebagai seruan bagi gerakan pro-Palestina, dan tanda-tanda awal menunjukkan bahwa boikot tersebut mungkin mempunyai dampak. Akibat dari gerakan Blockout 2024 ini, sejumlah pesohor dunia, hingga hari ini dilaporkan telah kehilangan banyak pengikut di media sosial mereka. Sebut saja Kim Kardashian kini telah kehilangan 476 ribu pengikut di media sosialnya antara tanggal 8-16 Mei 2024. Lalu di rentang waktu yang sama, Selena Gomez juga kehilangan jumlah pengikut sekitar 477 ribu, Taylor Swift 389 ribu, Jennifer Lopez 234 ribu, Kylie Jenner 328 ribu. Selanjutanya ada penyanyi Billie Eilish 354 ribu, Beyonce 334 ribu dan Zendaya 339 ribu. (yayu) Editor: Yayu