Pihaknya telah memerintahkan jajarannya untuk melakukan koordinasi dengan pihak terkait dalam hal ini Pertamina.
“Terkait dengan kelangkaan LPG 3 kg atau gas melon, kemarin saya telah perintahkan Bagian Ekonomi Setdako Banjarmasin untuk berkoordinasi dengan Pertamina dan lima camat se-Kota Banjarmasin untuk mengecek kelurahan mana saja yan terjadi kelangkaan,” jelasnya, Kamis (16/5/2024).
Dari hasil koordinasi, jelasnya Pertamina melalui Sales Branch Manager menyampaikan bahwa sampai saat ini tidak ada pengurangan jatah LPG 3 kg atau gas bersubsidi di semua agen di kota banjarmasin.
“Jatah kita pada April 21 ribu lebih per hari dan pada Mei mencapai 22 ribu lebih tabung per hari,” ujarnya.
Namun, lanjut Ibnu Sina, pada saat libur nasional dan cuti bersama, penyaluran ini tidak dilaksanakan, hal ini lah yang menyebabkan atau memicu terjadi kelangkaan berdasarkan keterangan RT, warga dan hasil pemantauan tim Pemko di lapangan.
Ibnu Sina menegaskan, pihaknya akan langsung aksi di lapangan untuk mengatasi hal ini, sehingga tidak ada lagi kegelisahan di masyarakat terkait langkanya LPG 3 kg. (atoe)
Editor Restu







