“Almarhum mengidap penyakit ambeien, jadi karena ada tekanan saat gantung diri terjadi, kemungkinan darah keluar dari dubur,” jelas Aulia.
Hal itu selaras dengan barang bukti yang ditemukan pihak kepolisian saat olah TKP di rumah almarhum.
“Kita menemukan obat untuk ambeien dan barang bukti lainnya seperti apar-apar yang digunakan sebagai pijakan, helm, handphone dan sendal jepit,” tambahnya.
Selebihnya, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan yang merujuk pada tindak pidana.
Usai dilakukan visum, keluarga MA (29) mengingingkan almarhum langsung dibawa ke rumah duka di Danau Panggang, Amuntai, Hulu Sungai Utara. (nurul octaviani)
Editor: Erna Djedi







