“Kami juga akan menyiapkan jihandak besok, kalau memang Pak Panglima Kodam membutuhkan bantuan, kami siapkan,” jelasnya.
“Kami juga punya tenaga profesional, apabila mungkin ada material ledakan yang terlempar jauh, kemudian dekat dengan permukiman masyarakat atau di tempat umum, kami akan bantu,” tambah Karyoto.
Sebagai informasi, gudang peluru itu terbakar pada Sabtu (30/3/2024) malam. Ledakan terjadi beberapa kali selama kebakaran berlangsung. (berbagai sumber/tri)
Editor: Erna Djedi







